Kemeriahan Pameran Karya P5 SMPN 2 Sutojayan Olahan Kerajinan Buatan Para Siswa
Implementasi Kurikulum Merdeka memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi seni mereka. Sebagaimana dipublikasikan pada kegiatan pembelajaran SMPN 2 Sutojayan, penyelenggaraan ajang unjuk bakat siswa berlangsung sangat meriah dan dipenuhi antusiasme. Kegiatan ini menjadi panggung penutup dari rangkaian projek penguatan profil pelajar pancasila selama satu semester.
Stan pameran dipenuhi berbagai produk hasil olahan pangan lokal dan pajangan barang bekas yang disulap menjadi benda berguna. Penyelenggaraan ajang pameran karya menjadi momen pembuktian bahwa murid mampu mengaplikasikan teori kelas menjadi produk bernilai jual. Pengunjung yang terdiri dari wali murid dan warga sekitar tampak kagum melihat ketelitian buatan tangan para peserta.
Proses pembuatan barang seni melibatkan kerja sama kelompok yang solid, mulai dari pencarian ide, perancangan, hingga tahap penyelesaian akhir. Dalam kegiatan pameran karya ini, para murid belajar mengenai konsep kewirausahaan, pemasaran, serta presentasi produk secara langsung. Keterampilan berbicara di depan publik terasah alami saat anak-anak menjelaskan proses pembuatan karyanya kepada pengunjung.
Aneka kerajinan tangan berbahan dasar bambu, kain perca, dan sampah plastik daur ulang menarik perhatian banyak pembeli. Kehadiran ajang pameran karya melatih kepekaan peserta didik terhadap isu kelestarian lingkungan hidup di sekitar rumah mereka. Penjualan hasil olahan masakan tradisional khas daerah juga laku keras diburu para tamu undangan yang hadir.
Apresiasi berupa penghargaan diberikan kepada kelompok siswa dengan kategori karya paling kreatif, terfavorit, serta paling ramah lingkungan. Dukungan positif dari para guru dan orang tua memberikan dorongan semangat luar biasa bagi pengembangan potensi anak. Rasa bangga memancar dari wajah para murid saat produk buatan sendiri diapresiasi oleh banyak pihak.
Ajang selebrasi pembelajaran ini berhasil menumbuhkan jiwa kemandirian, gotong royong, dan berpikir kritis pada diri peserta didik. Pembentukan karakter unggul melalui pendekatan praktis terbukti sangat efektif dan memberi kesan mendalam bagi murid. Sekolah berkomitmen melanjutkan program projek inovatif ini pada masa-masa mendatang.
